Ayo Belajar Kimia

Tiada Kehidupan Tanpa Kimia

  • Home
  • Artikel
  • Dari Penulis
  • Download

Kenapa Karet Dapat Mulur ?

Author: yankolin

karet-gelangJika ada suatu pernyataan akan membuat kita benar-benar terpesona kepada molekul-molekul, mungkin yang berikut ini, karet mulur atau melar karena terdiri atas molekul-molekul mulur. Karet gelang, misalnya dapat mulur karena tiap molekulnya sendiri memiliki bangun seperti karet gelang mini.

Molekul-molekul karet memiliki bentuk seperti cacing panjang, kurus yang karena malas suka mengambil posisi bergelung tetapi dapat dijadikan lurus apabila ditarik tepat pada bagian-bagian kepala serta ekor mereka. Sepotong karet pada hikikatnya seperti sekaleng cacing yang semuanya saling belit sampai kusut. Read the rest of this entry »

Tags: Charles Goodyear, karet, vulkanisasi
September 16th, 2009  |  Posted in Artikel Kimia  |  No Comments »

Cara Baru Atasi Obesitas dan Diabetes

Author: yankolin

ls_brownfat Akhir-akhir ini, para peneliti telah menemukan cara untmengatasi obesitas dan diabetes, dua penyakit yang disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis- manis atau yang mengandung glukosa. Dengan menggunakan lemak coklat yang berasal dari kulit untuk pembakaran kalori, maka setidaknya dapat mengurangi kalori yang berlebihan di dalam tubuh penderita obesitas. Seperti yang dipublikasikan pada Nature Report tanggal 29 Juli, para peneliti tersebut mempublikasikan bahwa satu cara untuk mengatasi obesitas dan ketidakteraturan metabolisme seperti diabetes dengan cara membakar sekumpulan dari kalori pembakaran sel-sel lemak coklat. Francesco Celi, seorang Endokrinologist di Institut Nasional Diabetes dan Digestive serta sakit ginjal di Bethesda, Maryland., mengatakan, “Jaringan lemak coklat datang di garis terdepan untuk mengatasi masalah obesitas karena dapat melakukan pembakaran kalori” Dia juga menuturkan, penelitian mu Read the rest of this entry »

Tags: diabetes, lemak coklat, myoblast, obesitas
Agustus 28th, 2009  |  Posted in Artikel Kimia  |  1 Comment »

Rumus Kimia

Author: yankolin

Rumus kimia memberikan gambaran tentang jenis unsur dan jumlah atom unsur yang menyusun suatu molekul. Rumus kimia juga bisa memberikan gambaran bagaimana atom-atom tersebut menata dirinya dalam molekul. Ada 3 jenis rumus kimia, yaitu rumus molekul, rumus empiris, dan rumus bangun.

Unit terkecil dari senyawa kovalen adalah molekul. Rumus kimia dari suatu molekul disebut rumus molekul. Rumus molekul memberikan gambaran tentang jenis atom dan jumlah dari tiap jenis atom dalam molekul tersebut. Sebagai contoh, rumus kimia molekul air adalah H2O. Rumus ini menyatakan bahwa dalam 1 molekul H2O terdapat 2 atom H dan 1 atom O. Demikian juga rumus kimia glukosa, C6H12O6, menyatakan bahwa dalam 1 molekul glukosa terdapat 6 atom C, 12 atom H, dan 6 atom O. Read the rest of this entry »

Tags: Bangun, Rumus, Rumus Empiris, Rumus Kimia, Rumus Molekul
Agustus 19th, 2009  |  Posted in Pelajaran Kimia  |  1 Comment »

Air Limbah Menghasilkan Listrik dan Air Terdesalinasi

Author: yankolin

DesalinasiSuatu proses yag dapat membersihan air limbah dan juga dapat menghasilkan sumber listrik dapat diterapkan untuk mengurangi 90 persen garam yang terkandung dalam suatu larutan atau air laut, hal ini dinyatakan oleh tim peneliti internasional dari China dan Amerika.

Air bersih untuk  minum, mencuci, dan industri terdapat dalam jumlah yang terbatas dibeberapa Negara yang ada di dunia. Ketersediaannya di masa yang akan datang menjadi salah satu permasalahan dunia. Beberapa Negara menerapkan proses desalinasi air dengan menggunakan osmosis balik-yaitu proses yang menerapkan tekanan tinggi pada air melalui suatu membran yang hanya dapat dilewati oleh molekul air bukan molekul garamnya-atau ada juga yang menerapkan elektrodialisis yaitu proses yang menggunakan listrik untuk memisahkan ion-ion garam dari air melalui suatu membrane. Yang perlu di catat kedua proses diatas sama-sama mengkonsumsi energi yang tinggi. Read the rest of this entry »

Tags: air limbah. desalinasi air limbah, desalinasi air laut
Agustus 19th, 2009  |  Posted in Artikel Kimia  |  No Comments »

KESALAHAN KECIL YANG BERAKIBAT FATAL: Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan siswa saat mengisi LJK

Author: yankolin

Dalam memenangi pertarungan yang begitu ketat di SNMPTN, seorang siswa tidak saja harus giat belajar tetapi juga harus disiplin dalam mengikuti aturan-aturan dalam mengisi Lembar Jawaban Komputer (LJK). Persaingan yang super-ketat ini tidak mentolerir kesalahan-kesalahan yang kecil sekalipun. Ingatlah bahwa Orang tersandung bukan karena gunung yang besar tetapi karena kerikil yang kecil. Percuma saja seorang siswa dapat menjawab semua soal yang diujikan kalau kemudian yang bersangkutan membuat kesalahan dalam mengarsir (menghitamkan) LJK. Karena itu, biasakanlah membaca dengan teliti setiap petunjuk yang diberikan baik pada saat mengisi formulir pendaftaran maupun saat mengisi LJK. Berikut adalah beberapa kesalahan yang dilakukan siswa dalam menghitamkan LJK. Read the rest of this entry »

Tags: Formulir penaftaran, kode soal, lembar jawab komputer, nomor peserta, SNMPTN
Juni 27th, 2009  |  Posted in Seputar UN dan SNMPTN  |  No Comments »

Teori Atom Dalton

Author: yankolin

Dewasa ini kata atom sudahlah sangat sering kita dengar. Tetapi kelahiran konsep atom memerlukan waktu yang sangat lama, lebih dari 2000 tahun. Setelah kelahirannya pun, masih diperlukan beberapa abad untuk mematangkan konsep ini. Atom yang awalnya kita anggap sebagai bola pejal yang keras, sekarang ternyata kita pahami sebagai awan materi yang rumit.

Pada abad ke-5 sebelum Masehi, dua orang filsuf Yunani, Leucippus dan muridnya Democritus, berjalan-jalan di sepanjang pantai Aegean. Leucippus mengajak muridnya untuk merenungkan sesuatu: “Tidakkah air laut yang kelihatannya bersifat kontinyu terdiri dari butiran-butiran halus seperti halnya pasir yang terhampar di pinggir pantai? Dari kejauhan pasir terlihat kontinyu tetapi pengamatan dari dekat menunjukkan pasir terdiri dari butiran-butiran halus”.

Democritus yang hidup antara tahun 470 sampai 380 sebelum Masehi mengembangkan pemikiran sang guru. Ia menyatakan bahwa materi terdiri dari partikel-partikel terkecil yang disebut atom (a = tidak, tomos = terbagi). Ia percaya bahwa atom-atom dari unsur-unsur yang berbeda mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda. Air mempunyai bentuk seperti bola yang halus sehingga terasa sejuk sedangkan api mempunyai bentuk yang tajam sehingga terasa panas. Pada masa itu, bangsa Yunani percaya bahwa ada empat unsur yang menyusun alam, yaitu tanah, air, api, dan udara. Namun demikian, pemikiran Democritus ini tidak menarik minat orang selama 2000 tahun karena mereka telah kecanduan teori bahwa materi bersifat kontinyu.

Pada sekitar tahun 1779 seorang ilmuwan Perancis, Antoine Laurent Lavoisier, melakukan percobaan secara teliti, yaitu memanaskan logam raksa dan udara dalam tabung tertutup. Dari percobaan ini ia sampai pada kesimpulan bahwa “dalam setiap reaksi kimia, jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama”. Kesimpulan ini kemudian dikenal sebagai Hukum Kekekalan Massa. Dua puluh tahun kemudian, ilmuwan Perancis lain yang menetap di Madrid, Joseph Louis Proust merumuskan suatu hukum yang disebut Hukum Perbandingan Tetap yang berbunyi: “Perbandingan massa unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa selalu tetap”.

Untuk menjelaskan kedua hukum di atas, seorang guru SMA dari Inggris, John Dalton, membangkitkan ingatan orang tentang suatu istilah yang telah terlupakan yaitu atom. Dalton mengemukan teori barunya tentang atom melalui bukunya yang berjudul New System of Chemical Philosophy. Butir-butir teori atom Dalton adalah sebagai berikut.
1. Materi tersusun dari partikel-partikel terkecil yang disebut atom.
2. Atom tidak dapat dibagi-bagi menjadi partikel yang lebih kecil.
3. Atom-atom suatu unsur mempunyai sifat dan massa yang sama.
4. Unsur-unsur yang berbeda memiliki atom-atom yang sifat dan massanya berbeda.
5. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali atom-atom.

Jadi jelaslah sekarang bagaimana teori atom Dalton mampu menjelaskan kedua teori di atas. Dalam kaitan Hukum Kekekalan Massa, reaksi kimia hanyalah melibatkan penataan ulang atom-atom pereaksi menjadi hasil reaksi, sehingga jumlah massa harus tetap sama. Atau dengan kata lain, selama reaksi berlangsung atom-atom tidak diciptakan dan tidak dimusnahkan. Dalam kaitan Hukum Perbandingan Tetap, suatu senyawa dibentuk atau disusun dari berbagai jenis atom-atom dengan perbandingan tertentu sehingga mempunyai perbandingan massa yang selalu tetap.

Namun demikian, bukan berarti teori atom Dalton telah sempurna. Atom yang berupa bola pejal tentu saja tidak mampu menjelaskan mengapa suatu larutan tertentu bersifat elektrolit alias dapat menghantarkan arus listrik. Kenyataannya, beberapa bagian dari teori ini memang terbukti salah.

Pengamatan yang teliti mulai akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, mengantarkan para ahli pada kesimpulan bahwa atom-atom dapat dipecah-pecah menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Partikel-partikel penyusun atom adalah proton yang bermuatan positip, neutron yang netral, dan elektron yang bermuatan negatip. Dengan demikian poin ke-2 dari teori ini salah.

Atom mempunyai jumlah proton dan elektron yang spesifik. Tetapi atom-atom dari unsur yang sama dapat mempunyai jumlah neutron yang berbeda. Hal ini menyebabkan atom-atom unsur yang sama bisa saja mempunyai massa yang berbeda. Inilah yang disebut dengan isotop. Ini membuktikan bahwa poin ke-3 dari teori atom Dalton juga salah.

Terlepas dari berbagai kesalahan dalam teorinya, Dalton telah meletakkan dasar-dasar teori atom yang modern. Teori ini dibangun dari berbagai data percobaan yang telah dilakukan oleh ahli-ahli lain seperti Lavoisier dan Proust.

Juni 26th, 2009  |  Posted in Pelajaran Kimia  |  No Comments »

Menyetarakan Reaksi dengan Metode Ping pong

Author: yankolin

Disebut metode ping pong karena pada proses penyetaraan reaksi kita seolah-olah sedang main ping pong, yaitu mengisi koefisien dari satu ruas kemudian pindah ke ruas lainnya terus menerus sampai semua senyawa mendapatkan koefisien. Perhatikan langkah-langkah berikut.

Setarakan reaksi: KMnO4 + HCl → MnCl2 + Cl2 + KCl + H2O

1. Beri tanda unsur yang hanya ada pada satu senyawa di ruas kiri dan ruas kanan.

KMnO4 + HCl → MnCl2 + Cl2 + KCl + H2O

2. Mulailah dengan memberi koefisien pada senyawa yang mempunyai unsur bertanda paling banyak dan berindeks paling besar. Dalam contoh ini, kita akan mulai dari KMnO4 karena senyawa ini mempunyai unsur bertanda paling banyak dan indeksnya paling besar (4 untuk atom O). KMnO4 diberi koefisien 2 (1 juga boleh).

2 KMnO4 + HCl → MnCl2 + Cl2 + KCl + H2O

3. Setarakan atom-atom yang bertanda di ruas kiri dan kanan.

a. Berilah koefisien 2 pada MnCl2 dan KCl untuk menyetarakan Mn dan K.

2 KMnO4 + HCl → 2 MnCl2 + Cl2 + 2 KCl + H2O

b. Setarakan atom O dengan memberikan koefisien 8 pada H2O

2 KMnO4 + HCl → 2 MnCl2 + Cl2 + 2 KCl + 8 H2O

c. Setarakan atom H dengan memberikan koefisien 16 pada HCl.

2 KMnO4 + 16 HCl → 2 MnCl2 + Cl2 + 2 KCl + 8 H2O

d. Setarakan atom Cl dengan memberikan koefisien 5 pada Cl2.

2 KMnO4 + 16 HCl → 2 MnCl2 + 5 Cl2 + 2 KCl + 8 H2O

Seringkali “permainan pingpong” tidak berlangsung mulus sampai semua senyawa mempunyai koefisien. Kadangkala rangkaian pemberian koefisien terputus di tengah jalan. Perhatikan kasus-kasus berikut.

Kasus permainan putus 1

Setarakan reaksi: K2Cr2O7 + SnCl2 + HCl → CrCl3 + SnCl4 + KCl + H2O

1. Beri tanda unsur yang hanya ada pada satu senyawa di ruas kiri dan ruas kanan.

K2Cr2O7 + SnCl2 + HCl → CrCl3 + SnCl4 + KCl + H2O

2. Mulailah dengan memberi koefisien pada senyawa yang mempunyai unsur bertanda paling banyak dan berindeks paling besar. Dalam contoh ini, K2Cr2O7 diberi koefisien 1.

1 K2Cr2O7 + SnCl2 + HCl → CrCl3 + SnCl4 + KCl + H2O

3. Setarakan atom-atom yang bertanda di ruas kiri dan kanan.

a. Berilah koefisien 2 pada CrCl3 dan KCl untuk menyetarakan Cr dan K.

1 K2Cr2O7 + SnCl2 + HCl → 2 CrCl3 + SnCl4 + 2 KCl + H2O

b. Setarakan atom O dengan memberikan koefisien 7 pada H2O

1 K2Cr2O7 + SnCl2 + HCl → 2 CrCl3 + SnCl4 + 2 KCl + 7 H2O

c. Setarakan atom H dengan memberikan koefisien 14 pada HCl.

1 K2Cr2O7 + SnCl2 + 14 HCl → 2 CrCl3 + SnCl4 + 2 KCl + 7 H2O

4. Sejauh ini “permainan pingpong” harus kita hentikan. Masih ada 2 senyawa yang belum diberi koefisien, yaitu SnCl2 dan SnCl4. Keduanya harus mempunyai koefisien yang sama, misalnya a.

1 K2Cr2O7 + a SnCl2 + 14 HCl → 2 CrCl3 + a SnCl4 + 2 KCl + 7 H2O

Untuk menghitung nilai a, perhatikanlah atom Cl. Jumlah atom Cl di ruas kiri dan kanan harus sama.

2a + 14 = 2×3 + 4a + 2×1

2a +14 = 4a + 8

a = 3

Dengan demikian hasil akhir dari “permainan” kita adalah:

1 K2Cr2O7 + 3 SnCl2 + 14 HCl → 2 CrCl3 + 3 SnCl4 + 2 KCl + 7 H2O

Kasus permainan putus 2

Setarakan reaksi: CuS + HNO3 → Cu(NO3)2 + S + NO + H2O

1. Beri tanda unsur yang hanya ada pada satu senyawa di ruas kiri dan ruas kanan.

CuS + HNO3 → Cu(NO3)2 + S + NO + H2O

2. Mulailah dengan memberi koefisien pada senyawa yang mempunyai unsur bertanda paling banyak dan berindeks paling besar. Dalam contoh ini, CuS diberi koefisien 1.

1 CuS + HNO3 → Cu(NO3)2 + S + NO + H2O

3. Setarakan atom Cu dan S. Dalam hal ini Cu(NO3)2 dan S masing-masing mendapat koefifen 1.

1 CuS + HNO3 → 1 Cu(NO3)2 + 1 S + NO + H2O

4. Sampai di sini permainan kita terputus. Untuk melanjutkan permainan ini kita akan memberikan koefisien berupa variabel pada senyawa-senyawa lain.

1 CuS + a HNO3 → 1 Cu(NO3)2 + 1 S + b NO + ½ a H2O

H2O diberi koefisien ½ a karena jumlah H di ruas kiri adalah a.

a. Dengan menyamakan jumlah atom-atom di ruas kiri dan kanan kita akan mendapatkan hubungan berikut.

N: a = 2 + b

b = a – 2…………………………..(i)

O: 3a = 6 + b + ½ a

2½ a = 6 + b …………………….(ii)

b. Substitusikan persamaan (i) ke persamaan (ii).

2½ a = 6 + (a – 2)

1½ a = 4

a = 8/3

c. Substitusikan nilai a ke persamaan (i)

b = 8/3 – 2 = 2/3

5. Reaksi lengkapnya menjadi seperti berikut.

1 CuS + 8/3 HNO3 → 1 Cu(NO3)2 + 1 S + 2/3 NO + 4/3 H2O

Agar koefisien reaksi tidak mengandung pecahan, reaksi di atas dikalikan 3.

3 CuS + 8 HNO3 → 3 Cu(NO3)2 + 3 S + 2 NO + 4 H2O

Soal-soal Latihan

Setarakan reaksi-reaksi berikut.

  1. (NH4)2Cr2O7 → Cr2O3 + N2 + H2O

  2. Fe2S3 + H2O + O2 → Fe(OH)3 + S

  3. MnO2 + H2SO4 + NaI → MnSO4 + Na2SO4 + H2O + I2 (petunjuk: anggap SO4 sebagai satu kesatuan)

  4. KMnO4 + H2SO4 + H2C2O4 → MnSO4 + K2SO4 + CO2 + H2O (petunjuk: H2C2O4 dapat ditulis sebagai H2(CO2)2)

  5. K2Cr2O7 + FeSO4 + H2SO4 → Cr2(SO4)3 + Fe2(SO4)3 + K2SO4 + H2O

  6. KIO3 + KI + HNO3 → I2 + KNO3 + H2O

  7. Al + KOH + As2O3 → KAlO2 + AsH3 + H2O

  8. FeS + HNO3 → Fe(NO3)3 + S + NO + H2O

  9. As2O3 + KMnO4 + H2SO4 → H3AsO4 + MnSO4 + K2SO4 + H2O

  10. CrI3 + H2O2 + KOH → K2CrO4 + KIO4 + H2O

Juni 20th, 2009  |  Posted in Pelajaran Kimia  |  1 Comment »

Konsep Mol

Author: yankolin

Bila dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal satuan jumlah berupa lusin (12 buah), kodi (20 buah), dan rim (500 buah) maka dalam kimia kita mengenal mol sebagai satuan jumlah. Satu mol didefinisikan sebagai jumlah zat yang mengandung partikel sebanyak jumlah atom dalam 12 gram karbon-12. Karena massa 1 atom C-12 adalah 1,992 × 10-23 gram, maka jumlah atom dalam 1 mol (12 gram) C-12 dapat dihitung dengan cara berikut:

jumlah atom

Bilangan 6,02 x 1023 ini disebut dengan bilangan Avogadro dan diberi lambang L atau NA. Dengan demikian, 1 mol zat adalah jumlah zat yang mengandung 6,02 x 1023 partikel. Jika n menyatakan jumlah mol dan N menyatakan jumlah atom atau molekul, maka hubungan n dan N dapat dituliskan dalam rumus berikut.

mol

Massa Molar

Massa molar adalah massa 1 mol zat. Nilai massa molar suatu zat selalu sama dengan Ar atau Mr zat tersebut. Hubungan massa dan jumlah mol suatu zat dapat ditulis dalam bentuk rumus berikut.

gram-mol

Volume Molar Gas

Volume molar gas adalah volume 1 mol gas. Karena volume gas sangat dipengaruhi oleh suhu dan tekanan, dalam stoikiometri para ahli kimia menetapkan suatu kondisi acuan dalam penentuan volume molar. Kondisi acuan ini adalah 0 °C (273 K) dan 1 atm. Kondisi ini disebut kondisi standar atau STP (Standard Temperature and Pressure). Pada kondisi STP, volume molar gas adalah 22,4 L. Dengan demikian, hubungan jumlah mol gas (n) dengan volumenya dapat dituliskan dengan persamaan berikut.

volume-mol

Volume (V) dan volume molar (Vm) gas dinyatakan dalam satuan liter.

Tags: bilangan Avogadro, Konsep Mol, Massa molar, STP, volume molar
Mei 27th, 2009  |  Posted in Pelajaran Kimia  |  No Comments »

Molekul Baru di Angkasa

Author: yankolin

glycinePenemuan dari dua campuran yang kompleks mengisyaratkan keaneka-ragaman bahan kimia yang  bersembunyi di angkasa.

Suatu team riset internasional melakukan riset mendalam terhadap suatu awan yang berupa gas berada di pusat galaksi bima sakti dan mendeteksi adanya etil formate dan n-propyl sianida, dua di antara molekul organik paling kompleks yang pernah di amati di sistem luar matahari. Berdasarkan model komputer dan bukti spectroscopic bagaimana molekul dibentuk, ilmuwan percaya bahwa molekul dengan bahan kimia yang lebih kompleksitas lagi sedang menanti untuk ditemukan di angkasa.

Salah satu dari molekul itu adalah glycine, asam amino yang paling sederhana, yang terhindar dari pendeteksian sampai sekarang. Glycine adalah dua campuran yang memiliki ukuran dan  kompleksitas yang sama dan kehadiran nya akan membantu memperkuat  kecurigaan bahwa ilmu kimia prebiotik ada di sistem luar matahari kita.

Robin T.  Garrod salah seorang anggota riset adalah seorang ahli astrokimia di Cornell University, mengumumkan penemuan pada 21 April 2009 pada waktu European Week of Astronomy & Space Science di University of Hertfordshire, di Inggris. Penelitian ini  juga dilaporkan di jurnal Astronomi & Astrofisika (DOI: 10.1051/0004-6361/200811550).

Ulasan penemuan ahli Astrokimia Steven B.B. Charnley dari NASA’s Goddard Space Flight Center, di Greenbelt, Md., seperti yang dikatakan C&EN yang mendeteksi campuran ini membantu melepaskan cahaya baru dan bagaimana molekul yang kompleks dibentuk di angkasa dan ” dorongan untuk masa depan terhadap pencarian asam amino yang lebih tinggi, seperti halnya untuk nucleobases dan  tanda heterocyclic mereka .”

Peneliti menggunakan spektroskopi millimeter gelombang panjang untuk mempelajari suatu awan tebal dari gas dan partikel debu yang dingin  di daerah formasi bintang Sagittarius B2. Tempat  ini di alam semesta telah menjadi suatu harta terpendam yang banyak terdapat  molekul organic kecil yang berbeda jenis ( C&En, Juni 16, 2008, halaman 58). Meskipun demikian, mendeteksi etil formate dan n-propyl sianida sulit untuk ilmuwan sebab 36 garis spektrum mereka untuk dua campuran overlap dengan 3700 garis spektrum dari molekul banyak dideteksi orang.

Ditulis oleh: Soetrisno

Dikutip dari: http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/molekul-baru-di-angkasa/

Mei 26th, 2009  |  Posted in Artikel Kimia  |  No Comments »

Cerpen Kimia : Catatan Harian Natrium

Author: yankolin

AWAL  JANUARI  2009

“Apakah itu cinta…apakah itu cinta…yang mampu melengkapi lubang di dalam hati….” Suara lagunya letto yang minggu ini kujadikan nada dering ponselku terus berbunyi, aku menggeliat malas dan mencoba membuka mataku yang terasa sangat berat. Tapi tiba-tiba kantukku mendadak hilang saat kulihat nama khlor kekasihku terpampang di layar ponsel

“Pagi honey…!” terdengar suaranya renyah di seberang sana

“Ada apa sih , pagi-pagi dah ganggu orang tidur ?” jawabku sedikit merajuk

“Lho…kau lupa ya nat,kita kan pagi-pagi mau jalan-jalan”

“Jalan-jalan kemana?”

“Ya biasa…pagi ini kita kedapur ibu-ibu untuk melejatkan masakan mereka, siangnya kita ke demo masak rudy choerudin”

“Kemakanan mulu, aku bosan nih, gak ikut ah”

“Lho kok gitu,terus gimana kalau anak -anak manusia itu gondokan semua? kan kita juga yang repot. Lagian kita kan pasangan yang paling serasi sekampung SPU nat, masa kita jalannya masing-masing, gak seru ah”

“Baiklah…baiklah Mr chlor”

Kututup telponku, kupandangi kamar minyak tanahku, “ahh…” aku berteriak . Sudah sejak lama aku jadian sama khlor,dia unsur yang paling ganteng yang pernah kulihat di kampung kami sistem periodik unsur  di gang 3 blok V11 A dengan nomer rumahnya 17, bahkan kami mendapat peredikat pasangan paling serasi tahun ini.

Awalnya kami ketemu di lautan luas. Waktu itu dia senang sekali mentap senja. Dan jadilah kami pasangan yang serasi. Kami sering jalan berdua ke dapur-dapur penduduk atau ke pabrik-pabrik industri. Kami juga kadang mengenang perjumpaan kami di lautan lepas, ahh…indahnya. Tapi  ada satu yang membuat hati ini kadang terbakar cemburu , ada kabar burung kalau dia selingkuh dengan molekul air. Bahkan menurut kabar terakhir yang aku dengar mereka telah menikah dan mempunyai anak yang bernama HCl, aku ingin melabrak air kalau perlu membunuhnya tapi aku tidak punya bukti makanya kalau aku dekat dengan dia aku langsung marah apalagi si oksigen yang masih sodara si molekul air suka mengompori aku, membuat kemarahanku langsung naik beberapa derajat.

AKHIR JANUARI 2009

Mataku sudah sembab tapi airmataku masih terus saja mengalir, hatiku sakit…sakit luar biasa, khlor kekasihku ternyata benar-benar menghianati cintaku, dia ternyata sudah menikah dengan molekul air dan mempunyai anak HCl dan ternyata selama ini juga dia punya affair dengan saudara-saudaraku seperti kalsium (CaCl2 ) , kalium (KCl) , barium (BaCl2) mereka itu berbohong di belakangku

Dasar mata keranjang!!!!

Aku ingat waktu itu, dia kekasihku khlor (apa masih pantas aku memanggilnya kekasih?) mengakui semua perbuatanya setelah tahu aku pernah memergokinya waktu dia di sebuah laboratorium jalan bersama. Dengan bantuan kelalaian manusia aku hampiri molekul air, aku marah padanya karena dia telah merebut khlor dariku. Aku berkelahi dengannya dan hasil perkelahian itu terjadilah kebakaran di tambah adanya oksigen yang terus memanasiku maka kemarahnku makin menjadi dan habislah laboratorium itu terbakar oleh kemarahanku

Aku pergi pada khlor dengan penuh kemarahan mempertanyakan alasannya kenapa dia selingkuh di belakangku

“Apa aku kurang sempurna di matamu khlor, sampai-sampai kau tega melakukan ini semua, awalnya aku kira ini hanyalah gosip para manusia lab itu tapi ternyata kau…kau memang benar-benar menghianatiku” semprotku sambil menangis.

“Semua ini kulakukan karena aku sayang kamu nat,” jawabnya.

“Apa kamu bilang? sayang aku? kamu selingkuh dan menikah dengannya karena sayang aku?”

“Iya nat, kau itu begitu sempurna di mataku, kau mempunyai sifat-sifat yang khas makanya aku tidak menikahimu karena aku takut nanti kau mengandung sehingga merusak kecantikanmu.Aku menikahi molekul air dan mempunyai anak HCl itu tidak lain dengan satu tujuan .Kau tahu…kata para manusia lab itu kecantikanmu mempunyai warna khas beda dari unsur-unsur yang lain akan bisa terlihat oleh semua orang, asalkan ada senyawa lain yang bisa membantumu dan senyawa yang bias membantumu itu tidak lain adalah HCl anakku, si HCl kecil akan membantumu melakukan uji nyala maka warna cantikmu itu dapat terlihat , apa kau tidak senang ? terlihat cantik dan di puja banyak orang” katanya panjang lebar smbil tersenyum

Untuk beberapa saat aku terdiam betapa baiknya dia, betapa dalam cintanya tapi jauh di lubuk hatiku aku masih merasa sakit padanya dan diam-diam aku bersumpah aku tidak akan memaafkan molekul air dan oksigen seumur hidupku,itu sumpahku..!

PERTENGAHAN PEBRUARI  2009

Sejak tahu kekasihku khlor selingkuh di belakangku, akupun mulai main mata dengan nitrat (NaNO 3), dengan karbonat (NaCO3) , dengan adiknya khlor , bromine (NaBr) dan banyak yang lainnya. Kadang akupun suka jalan sendirian tanpa di temani kekasih-kekasihku , aku bersama adikku kalium kadang membantu manusia . Ion-ion ku ikut memelihara keseimbangan osmosis dan pH darah dalam tubuh manusia.

AKHIR PEBRUARI 2009

Di akhir pebruari ini aku melakukan uji nyala.Awalnya aku tidak mau tapi karena desakan Chlor kekasihku yang katanya sayang ma aku, aku pun akhirnya mau melakukannya. Kalau manusia mungkin uji nyala itu analoginya semacam oprasi plastik kali.Waktu di uji nyala dengan bantuan HCl anak dari kekasihku khlor ternyata aku menghasilkan warna kuning. Aku jadi bertanya-tanya kenapa aku bisa berwarna dan kenapa warnaku yang nampak hanya kuning padahal warna itu kan banyak .Eh setelah kutanyakan pada manusia lab ternyata ketika di panaskan elektron dalam diri aku mengalami eksitasi.Saat elektron kembali kekedudukan semula akan melepaskan energi berupa energi cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Jika panjang gelombang berada dalam daerah sinar tampak maka terlihat nyala yang berwarna tertentu.Dan kebetulan yang terjadi padaku panjang gelombang yang berada dalam daerah nampaknya warna kuning.itulah sebabnya aku berwarna kuning padahal warnaku banyak sekali.

Karya: Halimah Pakot

Dikutip dari http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/tips_dan_opini/cerpen-kimia-catatan-harian-natrium/

Mei 26th, 2009  |  Posted in Gado-gado  |  1 Comment »

<< Previous Next >>

  • Categories

    • Artikel Kimia (8)
    • Gado-gado (3)
    • Pelajaran Kimia (6)
    • Seputar UN dan SNMPTN (6)
  • Kalender

Copyright © 2010 - Ayo Belajar Kimia | Entries (RSS) | Comments (RSS)

WordPress theme designed by web design