<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ayo Belajar Kimia</title>
	<atom:link href="http://ilmukimia.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ilmukimia.net</link>
	<description>Tiada Kehidupan Tanpa Kimia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Nov 2009 03:47:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ujian Nasional Jalan Terus&#8230;..</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/11/ujian-nasional-jalan-terus/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/11/ujian-nasional-jalan-terus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 03:47:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar UN dan SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UN 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof Mungin Eddy Wibowo, mengatakan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) yang melarang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tak memengaruhi penyelenggaraan UN pada 2010.
&#8220;Kami akan tetap menyelenggarakan UN pada 2010 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dan hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof Mungin Eddy Wibowo, mengatakan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) yang melarang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tak memengaruhi penyelenggaraan UN pada 2010.</p>
<p>&#8220;Kami akan tetap menyelenggarakan UN pada 2010 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dan hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,&#8221; kata Mungin, Rabu (25/11).</p>
<p>Menurut dia, sesuai amanat PP Nomor 19/2005 tersebut, BSNP berkewajiban untuk menyelenggarakan UN bekerja sama dengan berbagai pihak, antara lain pemerintah, pemerintah daerah, satuan pendidikan, termasuk kalangan perguruan tinggi.<span id="more-233"></span></p>
<p>Penyelenggaraan UN 2010, menurut Mungin, juga didasari dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 75/2009 tentang UN tingkat SMA dan SMP, serta Permendiknas Nomor 74/2009 tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD.</p>
<p>Mungin mengatakan, sesuai PP Nomor 74/2009 tersebut, UN tingkat SMA, MA, dan SMK tahun ajaran 2010 akan diselenggarakan pada minggu ketiga Maret 2010 mendatang. Sementara itu, UN tingkat SMP akan diselenggarakan satu minggu setelah pelaksanaan UN tingkat SMA, MA, dan SMK.</p>
<p>&#8220;Kami memang mengakui, dalam penyelenggaraan UN terdapat berbagai tindak kecurangan, namun kami tetap melakukan evaluasi dan perbaikan berkaitan dengan penyelenggaraan UN setiap tahunnya,&#8221; kata guru besar Universitas Negeri Semarang itu.</p>
<p>Berkaitan dengan putusan MA tersebut, Mungin mengatakan, pihaknya akan mempelajari putusan MA terkait penolakan kasasi perkara UN yang diajukan pemerintah. Sebab, lanjut Mungin, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan salinan resmi putusan MA tersebut.</p>
<p>Mungin menilai, penyelenggaraan UN secara obyektif, transparan, dan akuntabel tetap diperlukan. Sebab, hasilnya dapat digunakan untuk memetakan mutu pendidikan secara nasional, menentukan kelulusan, serta digunakan dalam seleksi masuk ke perguruan tinggi.</p>
<p>&#8220;Namun, UN hanya salah satu indikator penentu kelulusan, sebab masih ada beberapa indikator lain yang menjadi penentu kelulusan seperti ujian akhir sekolah (UAS),&#8221; kata Mungin.</p>
<p>Perkara menyoal bermula dari <em>citizen lawsuit</em> (gugatan masyarakat) yang diajukan oleh Kristiono dan kawan-kawan terhadap Presiden, Wakil Presiden, Menteri Pendidikan Nasional, serta Ketua BSNP, yang dinilai lalai memenuhi kebutuhan hak asasi manusia (HAM) di bidang pendidikan. Pada peradilan tingkat pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, gugatan tersebut diterima.</p>
<p>Pengadilan Tinggi Jakarta kemudian menguatkan putusan tersebut pada 6 Desember 2007. Pemerintah lalu mengajukan kasasi ke MA. Akhirnya, MA melarang UN yang digelar oleh Depdiknas. Sebab, kasasi gugatan UN yang diajukan pemerintah ditolak MA. MA memutuskan menolak kasasi perkara itu dengan nomor register 2596 K/PDT/2008 yang diputuskan pada 14 September 2009.</p>
<p>Sumber: <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/11/25/18595698/ujian.nasional.jalan.terus..." target="_blank">KOMPAS.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/11/ujian-nasional-jalan-terus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem silang antarsekolah diberlakukan pada UN 2010</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/11/sistem-silang-antarsekolah-diberlakukan-pada-un-2010/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/11/sistem-silang-antarsekolah-diberlakukan-pada-un-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 08:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar UN dan SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Sistem silang antarsekolah
diberlakukan pada UN 2010
Tanggal : 12 Nov 2009
Sumber : Harian Terbit
SEMARANG - Anggota
Badan Standar Nasional
Pendidikan (BSNP), Prof.
Mungin Eddy Wibowo
mengatakan, dalam
penyelenggaraan Ujian
Nasional (UN) 2010
mendatang, sistem silang
antarsekolah akan
diterapkan untuk para
peserta UN dari kalangan
SMA dan MA."Dalam
penyelenggaraan UN
tahun-tahun sebelumnya,
sistem silang antarsekolah
diterapkan untuk
pengawas UN yang berasal
dari guru, sedangkan untuk
tahun ini justru murid-murid
peserta UN yang akan
disilang dengan sekolah
lain," katanya, Rabu
(11/11).Ia mengatakan,
dengan sistem silang
tersebut dapat dipastikan
tidak ada peserta yang
mengerjakan soal UN di
sekolahnya sendiri, namun
sistem silang tersebut akan
diterapkan antarsekolah
yang tidak berjarak]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof. Mungin Eddy Wibowo mengatakan, dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2010 mendatang, sistem silang antarsekolah akan diterapkan untuk para peserta UN dari kalangan SMA dan MA.</p>
<p>&#8220;Dalam penyelenggaraan UN tahun-tahun sebelumnya, sistem silang antarsekolah diterapkan untuk pengawas UN yang berasal dari guru, sedangkan untuk tahun ini justru murid-murid peserta UN yang akan disilang dengan sekolah lain,&#8221; katanya, Rabu (11/11).</p>
<p>Ia mengatakan, dengan sistem silang tersebut dapat dipastikan tidak ada peserta yang mengerjakan soal UN di sekolahnya sendiri, namun sistem silang tersebut akan diterapkan antarsekolah yang tidak berjarak terlalu jauh untuk memudahkan para siswa.</p>
<p>Nantinya, kata dia, sekolah-sekolah akan dikelompokkan berdasarkan wilayah tertentu. Setiap kelompok akan berisi 4-5 sekolah dan sistem silang antar-sekolah itu akan diterapkan dalam masing-masing kelompok untuk memudahkan peserta dalam mengikuti UN.<span id="more-226"></span></p>
<p>&#8220;Apabila peserta UN disilang dengan sekolah lain yang berjarak relatif jauh, tentunya akan kesulitan, baik dalam hal transportasi maupun biaya, sehingga dikhawatirkan akan menyulitkan dan membebani mereka,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurut dia, sistem silang itu hanya diterapkan untuk siswa SMA dan MA, sementara peserta UN dari SMA Luar Biasa (SMALB), SMK, SMP tetap melangsungkan UN seperti sistem yang digunakan pada tahun lalu, yang menerapkan silang antar-sekolah untuk pengawas.</p>
<p>Berkaitan dengan penyilangan peserta UN untuk SMA dan MA tersebut, ia mengatakan, dalam praktiknya nanti kemungkinan akan ada siswa SMA dan MA yang mengerjakan soal UN dalam satu ruangan, namun menurut dia hal itu tidak akan menyulitkan distribusi soal.</p>
<p>&#8220;Materi UN untuk SMA dan MA sama persis untuk bidang IPA dan IPS, kecuali untuk siswa MA yang mengambil jurusan keagamaan, namun nantinya akan dibuat suatu sistem yang mengatur tentang distribusi soal untuk mengatasi kesulitan semacam itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditanya tentang alasan penerapan sistem silang antarsekolah untuk peserta UN itu, ia mengatakan, sistem tersebut diterapkan untuk meminimalisasi tindak kecurangan yang dilakukan oleh guru dan pihak sekolah yang banyak ditemui dalam pelaksanaan UN tahun sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Dengan sistem itu, para siswa akan termotivasi untuk belajar lebih giat, karena masing-masing peserta tidak mengenal satu sama lain, sehingga potensi tindak kecurangan dengan bekerja sama dalam mengerjakan soal akan berkurang,&#8221; kata Mungin.</p>
<div><em> </em></div>
<div><em>Sumber: <a href="http://www.harianterbit.com/artikel/rubrik/artikel.php?">Harian Terbit</a> </em></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/11/sistem-silang-antarsekolah-diberlakukan-pada-un-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UN 2010 Digelar Dua Kali</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/11/un-2010-digelar-dua-kali/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/11/un-2010-digelar-dua-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 07:21:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar UN dan SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UN 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[UN 2010 Digelar Dua Kali
Jumat, 13 November 2009
&#124; 13:15 WIB st1&#8217;:*
{behavior:url(#ieooui) }
BANDUNG, TRIBUN ?
Berbeda dengan tahun
2009, Ujian Nasional (UN)
tahun 2010 ini dilaksanakan
dua kali. Ada UN utama
dan UN ulangan. Dengan
demikian, siswa yang tidak
lulus pada UN utama, bisa
mengulang pada UN tahap
kedua. Aturan baru itu
tertuang dalam Peraturan
Menteri Pendidikan
Nasional (Permendiknas)
Nomor 75 tahun 2009.
Pada Pasal 5 butir satu
Permendiknas disebutkan,]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="catb">
<div id="judulartikel"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Berbeda dengan tahun 2009, Ujian Nasional (UN) tahun 2010 ini dilaksanakan dua kali. Ada UN utama dan UN ulangan. Dengan demikian, siswa yang tidak lulus pada UN utama, bisa mengulang pada UN tahap kedua.</span></div>
<div id="batasartikel">
<div id="isiartikel">
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Aturan baru itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 75 tahun 2009. Pada Pasal 5 butir satu Permendiknas disebutkan, &#8220;UN tahun pelajaran 2009/2010 dua kali, yaitu UN utama dan UN ulangan.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Bukan cuma pelaksanaan UN yang dilakukan dua kali, jadwal UN juga mengalami perubahan. Untuk tingkat SMP dan SMA atau sederajat, UN dilaksanakan pada bulan Maret. Padahal tahun lalu, UN dilakukan April.<span id="more-221"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">&#8220;Untuk tingkat SMA dan sederajat, UN dilaksanakan minggu ketiga Maret, sedangkan ulangannya pada minggu kedua Mei,&#8221; ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyuddin Zarkasyi. Mereka yang berhalangan diperkenankan mengikuti ujian susulan, yang waktunya seminggu setelah UN utama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Untuk tingkat SMP dan sederajat, UN utama dilaksanakan pada minggu keempat Maret. UN ulangan pada minggu ketiga Mei, dan UN susulan seminggu setelah UN utama atau pada minggu pertama April.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Mengenai perubahan jadwal yang lebih maju, Wahyuddin menjelaskan itu lebih karena ada ujian ulangan bagi siswa yang gagal. &#8220;Kalau tahun 2009 kan cuma sekali, makanya diselenggarakan April. Nah, sekarang ada ujian ulangan, ya mau tidak mau harus ada jeda sehingga dimajukan menjadi Maret,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Mengenai hal ini, Wahyuddin menegaskan Mendiknas sudah memikirkannya dengan matang. Begitu juga dengan diberlakukannya UN ulangan. Pemerintah ingin memberikan kesempatan bagi mereka yang gagal. &#8220;Bukan karena tekanan, tapi lebih kepada kemanusiaan,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Mata pelajaran yang diujikan masih tetap sama. Untuk rata?rata kelulusan tahun 2010 juga tidak berbeda. Rata?rata minimal 5,50, dan nilai terendah 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. </span></p>
</div>
</div>
<div><em>Sumber: <a href="http://www.tribunjabar.co.id/read/artikel/12694/un-2010-digelar-dua-kali">Tribun Jabar</a></em></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/11/un-2010-digelar-dua-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benahi UN Syarat Utama Integrasi UN dan Seleksi PTN</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/11/benahi-un-syarat-utama-integrasi-un-dan-seleksi-ptn/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/11/benahi-un-syarat-utama-integrasi-un-dan-seleksi-ptn/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 07:15:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar UN dan SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Benahi UN, Syarat Utama
Integrasi UN dan Seleksi
PTN Minggu, 15 November
2009 16:21 WIB 0
Komentar Penulis : Sidik
Pramono]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="catb">Gebrakan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh mengundang perhatian publik. Salah satu gebrakan yang akan digulirkan Mendiknas baru itu pada masa kabinetnya yakni mengintegrasikan hasil Ujian Nasional (UN) dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).</div>
<p>Alasan yang diungkapkan Mendiknas, karena semua jenjang pendidikan dibawahnya sudah terintegrasi mulai SD sederajat hingga masuk SMA sederajat dengan hasil UN yang ada. ’’Tetapi, kenapa gak skalian aja hasil UN SMA sederajat, digunakan juga untuk masuk PTN (perguruan tinggi negeri),’’ kata Mendiknas, di Gedung Depdiknas, Jakarta.</p>
<p><span id="more-219"></span>Ketua Umum Panitia Pelaksana SNMPTN 2009 Haris Supratno mengatakan integrasi UN dengan proses seleksi SNMPTN akan dilakukan secara bertahap, hingga penyelenggaraan UN benar-benar kredibel. Dalam hal ini, pada 2010, pihak PTN tidak hanya dilibatkan sekedar formalitas seperti pada 2009 yang hanya mengawasi penyelenggaraan pelaksanaan UN. Sebaliknya, pada 2010 pihak PTN akan dilibatkan secara fungsional.</p>
<p>&#8220;Artinya, PTN akan terlibat mulai dari penyusunan soal, pencetakan soal, distribusi soal, penyelenggaraan UN, hingga evaluasi. Dengan cara itu, maka tidak ada alasan PTN menolak siswa dengan hasil UN. Artinya, nantinya sudah tidak ada tes seleksi lagi ke PTN, cukup dengan hasil UN, karena kalau ada tes seleksi lagi ke PTN akan membebani siswa,&#8221; ujar Haris saat dihubungi <em>Media Indonesia</em>.</p>
<p>Meski demikian, Haris menekankan, hal tersebut akan terealisasi jika pelaksanaan UN pada tingkat SMA sederajat benar-benar sudah teruji kredibelitasnya. Targetnya, hasil UN yang kredibel ini akan teintegrasi dengan SNMPTN, bisa direalisasikan pada 2012. &#8220;Namun, jika bisa lebih cepat, kenapa tidak, misalnya 2011, sudah bisa diintegrasikan. Nanti, kita lihat saja, bagaimana pelaksanaan UN tahun 2010 nanti,&#8221; ungkap Haris.</p>
<p>Adanya kebijakan integrasi UN dengan SNMPTN tersebut mengundang berbagai reaksi dari kalangan perguruan tinggi, pakar pendidikan, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Somantri mengungkapkan, seharusnya pemerintah merancang seleksi masuk PTN yang berskala internasional, bukan hanya berskala nasional.</p>
<p>&#8220;Sementara, mengenai UN sebaiknya digunakan untuk mapping (pemetaan) saja agar terjadi pemerataan mutu. Dan, sekolah yang diambil pun, hanya sekedar sampling saja secara acak, dari Indonesia bagian barat hingga Indonesia bagian timur, sebagai upaya pemerataan mutu,&#8221; kata Gumilar.</p>
<p>Pakar pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof Anna Suhaenah Suparno mengatakan, pemerintah mesti membenahi permasalahan UN agar bisa dipercaya, terutama penyelenggaraan dan penilaiannya.</p>
<p>&#8220;Jika dipercaya, maka tidak jadi masalah terintegrasinya UN dengan SNMPTN, seperti dahulu zaman saya, tanpa ada seleksi, ujian negara bisa dipercaya untuk masuk PTN,&#8221; kata Anna di sela-sela Seminar Nasional Fakultas MIPA Universitas Terbuka, akhir pekan lalu.</p>
<p>Sama halnya dengan Anna, Ketua Komite III Bidang Pendidikan, Agama, dan Kesra DPD Sulistiyo mempertanyakan, rencana Mendiknas tersebut seharusnya dipelajari terlebih dahulu, mengingat penyelenggaraan UN saat ini masih memprihatinkan karena ditemuinya kecurangan yang melibatkan kepala sekolah dan guru.</p>
<p>&#8220;Karena itu, kami mengkhawatirkan, jika ini dilaksanakan akan menambah beban guru dan kepala sekolah. Mestinya, hasil UN saat ini, cukup sebagai salah satu penentu kelulusan, bukan menjadi penentu utama kelulusan, apalagi untuk masuk PTN. Selain itu, ujian masuk PTN, mestinya berbentuk ujian yang mempunyai kemampuan prediktif terhadap potensi siswa,&#8221; ujar Sulistiyo.</p>
<div><em>Sumber: <a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2009/11/15/105955/88/14/Benahi-UN-Syarat-Utama-Integrasi-UN-dan-Seleksi-PTN">Media Indonesia </a></em></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/11/benahi-un-syarat-utama-integrasi-un-dan-seleksi-ptn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ujian Nasional Jadi Alat Seleksi PTN</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/11/ujian-nasional-jadi-alat-seleksi-ptn-snmptn-informasi-pendidikan/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/11/ujian-nasional-jadi-alat-seleksi-ptn-snmptn-informasi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 05:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar UN dan SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Mendiknas yang baru
dilantik Mohammad Nuh
merancang sejumlah
gebrakan. Salah satu
rencana yang segera
direalisasikan dalam 100
hari pertama
kepemimpinannya di
Departemen Pendidikan
Nasional (Depdiknas)
adalah menghapus tes
masuk perguruan tinggi
negeri (PTN). “Apakah nilai
seperti ujian nasional (UN)
tidak bisa dipakai untuk tes
masuk PTN? Kalau memang
bisa dipermudah, kenapa
harus dipersulit dengan
ada tes lagi?” tegas Nuh
saat ditemui di kantornya di
Jakarta, Jumat 23
Oktober. Ke depan, lanjut
Nuh, nilai UN akan
diintegrasikan dengan
jenjang sebelumnya.
Sebab, nilai UN mulai SD
hingga SMP sudah
terintegrasi untuk tes
masuk ke jenjang
berikutnya. “Agar tidak ada
lagi yang sia-sia dan
buang-buang biaya hanya
untuk masuk PTN,” tambah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mendiknas yang baru dilantik Mohammad Nuh merancang sejumlah gebrakan. Salah satu rencana yang segera direalisasikan dalam 100 hari pertama kepemimpinannya di Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) adalah menghapus tes masuk perguruan tinggi negeri (PTN).</p>
<p>“Apakah nilai seperti ujian nasional (UN) tidak bisa dipakai untuk tes masuk PTN? Kalau memang bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit dengan ada tes lagi?” tegas Nuh saat ditemui di kantornya di Jakarta, Jumat 23 Oktober.</p>
<p>Ke depan, lanjut Nuh, nilai UN akan diintegrasikan dengan jenjang sebelumnya. Sebab, nilai UN mulai SD hingga SMP sudah terintegrasi untuk tes masuk ke jenjang berikutnya. “Agar tidak ada lagi yang sia-sia dan buang-buang biaya hanya untuk masuk PTN,” tambah mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu.</p>
<p><span id="more-214"></span></p>
<p>Untuk memudahkan pelaksanaannya di lapangan, mendiknas mengatakan akan segera membicarakannya lebih lanjut dengan para rektor PTN. “Karena ini terkait dengan mekanisme penerimaan di masing-masing perguruan tinggi negeri,” jelas Nuh.</p>
<p>Dia berharap, kebijakan tersebut bisa mengurangi terjadinya kesenjangan kualitas antara daerah satu dan daerah lain. Untuk itu, maka sebagai langkah awal dan mendukung program andalannya tersebut, Nuh menargetkan perbaikan infrastruktur sekolah pada 100 hari pertama.</p>
<p>“Kalau infrastruktur sekolahnya baik, proses belajar mengajar juga akan berjalan dengan baik,” tuturnya. Dia menargetkan penyelesaian perbaikan infrastruktur bangunan sekolah di seluruh Indonesia rampung pada 2010. “Pada 100 hari pertama, saya akan memulai perbaikan sekolah rusak atau bocor,” tegasnya.</p>
<p><b>Snmptn Lebih Dijamin</b></p>
<p>Bagaimana respons PTN atas rencana mendiknas tersebut? Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Dr Arismunandar dengan tegas meminta pemerintah untuk mengkaji lebih dalam lagi sebelum memberlakukan nilai UN sebagai tiket masuk PTN. “Kebijakan itu harus didiskusikan lebih intensif,” kata Arismunandar malam tadi.</p>
<p>Alasannya sederhana, nilai UN di tingkat SMA dan sederajat yang akan dijadikan tiket masuk PTN, sangat tidak terjamin. “Pelaksanaan dan hasil Snmptn selama ini cukup bagus dan lebih terjamin tingkat objektivitasnya. Pengawasannya lebih ketat dan metode yang digunakan juga lebih simple. Beda dengan UN yang peluang terjadinya kecurangan sangat tinggi,” tegas pakar manajemen pendidikan ini.</p>
<p>Makanya, Arismunandar meminta mendiknas untuk berkaca dari hasil UN dan menunda rencana penghapusan Snmptn. “Karena selama ini, diakui atau tidak, UN selalu diwarnai kecurangan. Banyak soal yang bocor karena ulah oknum tertentu,” ungkapnya.</p>
<p>Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr dr H Idrus A Paturusi yang dihubungi terpisah mengakui rencana menghapus SNMPTN atau UMPTN dengan menggunakan nilai UN, telah dipikirkan sejak beberapa tahun lalu. “Tapi kelihatannya tidak semudah itu menghapus seleksi masuk PTN. Ada banyak kendalanya,” kata Idrus.</p>
<p>Salah satu kendala dimaksud, ungkap Idrus, adalah pada proses pemilihan fakultas dan jurusan. Calon mahasiswa baru sulit menentukan pilihan fakultas dan jurusan di PTN jika hanya mengacu nilai UN.</p>
<p>Perbedaan nilai UN antara siswa SMA yang berada di perkotaan dan daerah bisa saja terjadi, sehingga bisa terdapat kesenjangan siswa yang dapat masuk PTN. Menurut Idrus, sangat sulit menentukan standar siswa jika hanya mengacu nilai UN-nya.</p>
<p>Peringkat hasil UN juga tidak dapat dijadikan standar masuk PTN. Selama ini, kata Idrus, tidak semua lulusan SMA dapat tertampung di perguruan tinggi sehingga butuh waktu yang cukup panjang untuk merumuskan rencana tersebut.</p>
<p>Sebelumnya, mendiknas mengatakan, upaya mengintegrasikan hasil UN sebagai syarat masuk ke jenjang pendidikan berikutnya hingga PTN merupakan esensi untuk membangun pendidikan secara utuh. “Selama ini, PTN masih menggunakan tes masuk secara nasional,” kata mantan menkominfo itu.</p>
<p>Namun, dia belum menetapkan target kapan hasil UN direalisasikan untuk menjadi syarat masuk PTN. Menurut dia, hal tersebut masih dibicarakan lebih lanjut dengan para rektor PTN.<br />“Meski demikian, arahnya tetap ke sana. Agar tidak ada lagi yang sia-sia dan buang-buang biaya hanya untuk masuk PTN,” tambah mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu.</p>
<p>Sumber: <a href="http://snmptn.or.id/ujian-nasional-jadi-alat-seleksi-ptn/" target="_blank">snmptn.or.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/11/ujian-nasional-jadi-alat-seleksi-ptn-snmptn-informasi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CHEMSKETCH: Cara Mudah Menggambar Struktur Molekul (Bagian I)</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/11/chemsketch-cara-mudah-menggambar-struktur-molekul-bagian-i/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/11/chemsketch-cara-mudah-menggambar-struktur-molekul-bagian-i/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 03:10:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Chemsketch]]></category>
		<category><![CDATA[rantai karbon]]></category>
		<category><![CDATA[struktur molekul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[CHEMSKETCH: Cara Mudah
Menggambar Struktur
Molekul (Bagian I) Oleh:
Yankolin
(www.ilmukimia.wordpress.
com) ewaktu penulis masih
di bangku kuliah, membuat
gambar struktur senyawa
organik pada paper atau
skripsi merupakan
tantangan tersendiri. Guru
kimia pun sering mengalami
kesulitan yang sama ketika
membuat soal-soal tentang
senyawa organik.
Sekarang ini mengambar
struktur suatu senyawa
menjadi semakin mudah.
Banyak software baik yang
gratis maupun berbayar
yang dapat digunakan
untuk tujuan tersebut.
Salah satu software
gratisan yang mudah
digunakan untuk membuat
gambar struktur senyawa
kimia adalah ChemSketch.
Hingga tulisan ini
dibuatChemSketch sudah
dirilis hingga versi 12.
Kehebatan software ini
tidak semata-mata
kemampuannya dalam
menghasilkan gambar
molekul senyawa kimia,
tetapi sifat-sifat fisika dari
senyawa yang kita gambar
pun]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sewaktu penulis masih di bangku kuliah, membuat gambar struktur senyawa organik pada <em>paper</em> atau skripsi merupakan tantangan tersendiri. Guru kimia pun sering mengalami kesulitan yang sama ketika membuat soal-soal tentang senyawa organik. Sekarang ini mengambar struktur suatu senyawa menjadi semakin mudah. Banyak <em>software</em> baik yang gratis maupun berbayar yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut. Salah satu <em>software</em> gratisan yang mudah digunakan untuk membuat gambar struktur senyawa kimia adalah <strong><em>ChemSketch</em></strong>. Hingga tulisan ini dibuat<strong><em>ChemSketch</em></strong> sudah dirilis hingga versi 12. Kehebatan <em>software</em> ini tidak semata-mata kemampuannya dalam menghasilkan gambar molekul senyawa kimia, tetapi sifat-sifat fisika dari senyawa yang kita gambar pun dapat diketahui. Di samping itu, bagi kebanyakan siswa yang masih bingung bagaimana cara memberi nama suatu senyawa organik, <em>software</em> ini dapat dijadikan guru pribadi. Mari kita coba <em>software</em> menarik ini.<span id="more-189"></span></p>
<ol>
<li>Silakan unduh <em>software</em> ini dari situsnya: <a href="http://acdlabs.com/download/chemsketch/">http://acdlabs.com/download/chemsketch/</a>. Lakukanlah registrasi terlebih dahulu. Bila anda tidak ingin repot melakukan registrasi, silakan unduh di <a href="http://ilmukimia.wordpress.com/download/">http://ilmukimia.wordpress.com/download/</a>.<img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image001.jpg" border="0" alt="capture1.jpg" width="372" height="279" /></li>
<li>Klik dua kali file <strong>chemsk12.exe</strong> untuk menginstall software <strong>ChemSketch</strong> sehingga akan muncul tampilan berikut. Klik <strong>Next</strong> kemudian ikuti petunjuk instalasi selanjutnya.</li>
<li>Jalankan program Chemsketch dengan mengklik <strong>Start &gt; AllProgram &gt; ACDLABS 12.0 &gt; ChemSketch</strong>.<img class="aligncenter" src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image002.jpg" border="0" alt="image002" width="435" height="247" />Klik <strong>OK</strong> agar kita sampai pada layar editor.</li>
<li>Mulailah menggambar! Untuk menggambar struktur kita bisa menggunakan <em>template</em> yang sudah ada atau kita bisa menggambar sendiri. Untuk kasus pertama, kita akan menggambar sendiri struktur pentanol, suatu senyawa dalam golongan alkohol yang mengandung 5 atom karbon.
<ul>
<li>Aktifkan tombol <strong>Draw Chains</strong> atau <img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image003.jpg" border="0" alt="image003" hspace="0" width="30" height="28" align="absMiddle" /> yang di bagian kiri atas editor. Dalam editor klik dan tarik rantai sampai muncul tulisan C 5 pada ujung rantai sehingga diperoleh gambar rantai seperti berikut.</li>
<p><img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image004.jpg" border="0" alt="image004" width="252" height="244" /></p>
<li>Selanjutnya kita akan menambahkan gugus -OH. Aktifkan tombol <strong>Oxygen</strong> atau <img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image005.jpg" border="0" alt="image005" width="30" height="28" /> yang ada di sebelah kiri editor, kemudian tambahkan gugus -OH pada ujung rantai dengan cara mengklik salah satu gugus -CH<sub>3</sub>. Hasilnya adalah struktur pentanol seperti berikut.<br />
 <img class="alignnone" style="margin-left:12px;margin-right:12px;border:0;" src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image006.jpg" border="0" alt="image006" width="287" height="324" /></p>
<p>Pada struktur di atas, setiap sudut menunjukkan gugus metilen atau -CH<sub>2</sub>-.</p>
</li>
<li>Bagimana kalau kita ingin menambahkan cabang? Klik tombol <strong>Carbon</strong> atau <img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image007.jpg" border="0" alt="image007" hspace="0" width="27" height="27" align="absMiddle" /> pada bagian samping editor karena cabang akan ditambahkan adalah rantai karbon. Selanjutnya letakkan <em>cursor</em> pada sudut (-CH<sub>2</sub>-)yang kita inginkan. Kemudian sambil diklik kiri tarik ke atas atau ke bawah untuk menambah rantai karbon sesuai keinginan. Pada contoh ini, kita menambah 2 atom karbon pada C nomor 2 dari kanan. Hasilnya terlihat seperti berikut.</li>
<p><img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image008.jpg" border="0" alt="image008" width="260" height="316" /></p>
<li>Ingin tahu nama sistematik dari struktur yang kita gambar? Kliklah menu <strong>Tools &gt; Generate &gt;Name for Structure</strong> atau ikon pada bagian atas kanan editor atau gunakan <em>shortcut</em> <strong>Ctrl+Shift+I</strong>. Nama senyawa akan muncul pada bagian bawah struktur.</li>
<p><img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image010.jpg" border="0" alt="image010" width="337" height="333" /><br />
Dalam Bahasa Indonesia padanan nama <strong>2-ethylpentan-1-ol</strong> adalah <strong>2-etil-1-pentanol</strong>.</p>
<li><em>Sofware</em> ini juga menyediakan fitur untuk menghitung sifat-sifat fisika suatu senyawa. Untuk menggunakannya, klik ikon <strong>Select/Move</strong> atau <img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image011.jpg" border="0" alt="image011" width="28" height="27" /> kemudian pilih struktur yang telah kita buat.<img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image012.jpg" border="0" alt="image012" width="345" height="323" />
<p>Setelah itu pilih menu <strong>Tools &gt; Calculate &gt; All Properties</strong> dan sifat-sifat fisika senyawa pun muncul.</p>
<p><img src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/image013.jpg" border="0" alt="image013" width="372" height="227" /></p>
<p>Kita dapat mengkopi data tersebut untuk kita <em>paste</em> pada <em>word processor</em> kesayangan kita.</p>
</li>
</ul>
</li>
<li>Oke, sekian dulu. Fitur lain seperti penggunaan template dan 3D kita bahas pada tutorial berikutnya. Selamat mencoba.</li>
</ol>
<p>Silakan klik di <a href="http://www.ziddu.com/download/7182328/Tutorial_ChemSketch_Bag_I.pdf.html"><strong>SINI</strong></a> untuk mendownload tutorial ini dalam format pdf.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/11/chemsketch-cara-mudah-menggambar-struktur-molekul-bagian-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Larutan</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/11/larutan/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/11/larutan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 16:59:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[elektrolit]]></category>
		<category><![CDATA[Larutan]]></category>
		<category><![CDATA[pelarut]]></category>
		<category><![CDATA[solute]]></category>
		<category><![CDATA[solvent]]></category>
		<category><![CDATA[zat terlarut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/2009/11/02/larutan/</guid>
		<description><![CDATA[Larutan adalah campuran homogen antara dua zat atau lebih. Komponen larutan yang jumlahnya lebih banyak disebut dengan pelarut atau solvent, sedangkan komponen larutan yang jumlahnya lebih sedikit disebut dengan zat terlarut atau solute. Jumlah relatif zat terlarut dalam suatu larutan disebut konsentrasi.
Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan dibedakan menjadi 2, yaitu larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Larutan adalah campuran homogen antara dua zat atau lebih. Komponen larutan yang jumlahnya lebih banyak disebut dengan pelarut atau <em>solvent</em>, sedangkan komponen larutan yang jumlahnya lebih sedikit disebut dengan zat terlarut atau <em>solute</em>. Jumlah relatif zat terlarut dalam suatu larutan disebut konsentrasi.</p>
<p>Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan dibedakan menjadi 2, yaitu <strong>larutan elektrolit</strong> dan <strong>larutan nonelektrolit</strong>. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena mengandung ion-ion yang dapat bergerak bebas. Ion-ion inilah yang pada dasarnya menghantarkan arus listrik tersebut. Ion-ion ini berasal dari ionisasi zat terlarut. Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Larutan ini tidak mengandung ion-ion karena zat terlarutnya tetap sebagai molekul, tidak terurai menjadi ion-ion seperti halnya zat elektrolit. Bagaimana caranya mengetahui apakah suatu larutan bersifat elektrolit atau bukan?<span id="more-173"></span></p>
<p><img class="size-full wp-image-172 alignleft" title="penguji elektrolit" src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/11/penguji-elektrolit.jpg" alt="penguji elektrolit" width="127" height="88" />Alat di samping adalah alat sederhana yang dapat membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit. Alat ini terdiri: (1) sumber arus, (2) kawat penghantar, (3) lampu, (4) dan (5) dua batang elektrode, (6) larutan yang akan diuji, dan (7) gelas kimia sebagai wadah larutan. Dengan alat ini, larutan elektrolit dapat dikenali dari timbulnya gelembung gas pada kedua elektrode. Bila gelembung gas yang terbentuk banyak, larutan dikategorikan sebagai <strong>larutan elektrolit kuat</strong>. Ciri lain dari larutan elektrolit adalah lampu menyala terang. Bila gelembung yang terbentuk sedikit, larutan dikategorikan sebagai <strong>larutan elektrolit lemah</strong>. Karena daya hantar listriknya yang lemah, lampu akan menyala redup atau bahkan tdak menyala (<em>saking</em> redupnya). Kenapa timbul gelembung gas? Gelembung gas terbentuk karena arus listrik dapat memecah air menjadi gas hidrogen (H<sub>2</sub>) dan gas oksigen (O<sub>2</sub>). Peristiwa ini disebut sebagai elektrolisis yang dibicarakan pada bagian lain dari bolg ini. Larutan nonelektrolit dicirikan dari tidak adanya gelembung gas pada kedua elektrode. Karena larutan nonelektrolit tidak dapat menghantarkan listrik, tentu saja lampu indikator tidak akan menyala.</p>
<p>Zat terlarut apa saja yang dapat menghasilkan larutan elektrolit? Zat terlarut yang dapat membentuk larutan elektrolit meliputi asam, basa, dan garam. Asam kuat, basa kuat, dan sebagian besar garam akan menghasilkan larutan elektrolit kuat karena zat-zat ini dalam larutan akan terionisasi sempurna atau mempunyai derajat ionsisai (α) = 1. Contoh asam kuat adalah HCl, HBr, HI, H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub>, HNO<sub>3</sub>, dan HClO<sub>4</sub>. Contoh basa kuat adalah NaOH, KOH, Ca(OH)<sub>2</sub>, Sr(OH)<sub>2</sub>, dan Ba(OH)<sub>2</sub>. Beberapacontoh garam adalah NaCl, K<sub>2</sub>SO<sub>4</sub>, CaCl<sub>2</sub>, KNO<sub>3</sub>, dan BaCl<sub>2</sub>. Larutan asam lemah dan basa lemah tergolong larutan elekrolit lemah karena zat terlaut dalam larutan ini hanya terionisasi sebagian. Contoh asam lemah adalah CH<sub>3</sub>COOH, H<sub>2</sub>S, HF, H<sub>2</sub>CO<sub>3</sub>, dan lain-lain. Contoh basa lemah adalah NH<sub>4</sub>OH, Al(OH)<sub>3</sub>, Fe(OH)<sub>3</sub>, dan lain-lain.</p>
<p>Zat-zat yang tidak tergolong asam, basa, dan garam akan menghasilkan larutan nonelektrolit bila dilarutkan ke dalam air. Contoh zat yang menghasilkan larutan nonelektrolit adalah urea, gula, dan alkohol.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/11/larutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rute Baru Menuju Asam Amino</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/10/rute-baru-menuju-asam-amino/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/10/rute-baru-menuju-asam-amino/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 11:00:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[asam amino]]></category>
		<category><![CDATA[enantiomer]]></category>
		<category><![CDATA[sintesis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Ilmuwan Amerika Serikat telah menemukan sebuah cara baru untuk membuat sekelompok asam amino non-natural yang banyak digunakan sebagai komponen obat dan katalis-katalis kiral. Para peneliti ini menyebutkan bahwa metode mereka dapat ditingkatkan skalanya dan menawarkan pendekatan yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan untuk mensintesis asam-asam amino ini.  Asam alfa-amino merupakan satuan pembentuk protein tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-160" title="01" src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/10/01.jpg" alt="01" width="175" height="186" />Ilmuwan Amerika Serikat telah menemukan sebuah cara baru untuk membuat sekelompok asam amino non-natural yang banyak digunakan sebagai komponen obat dan katalis-katalis kiral. Para peneliti ini menyebutkan bahwa metode mereka dapat ditingkatkan skalanya dan menawarkan pendekatan yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan untuk mensintesis asam-asam amino ini.  Asam alfa-amino merupakan satuan pembentuk protein tetapi kebanyakan aplikasi memerlukan penggunaan asam-asam amino yang murni secara enantiomer. Sintesis Strecker – reaksi sebuah imin atau ekivalen imin dengan hidrogen sianida, diikuti dengan hidrolisis nitril – merupakan sebuah metode standar untuk menghasilkan asam-asam alfa-amino. Akan tetapi, masih cukup menantang untuk menggunakan metode ini dalam menghasilkan asam amino yang murni dari segi enantiomer dalam skala besar.  Kini, Stephan Zuend dan rekan-rekannya di Eric Jacobsen’s Group di Harvard University, Massachusetts, US, telah menambahkan sebuah tambahan kedalam metode standar ini dengan mengidentifikasi sebuah katalis asal urea kiral untuk mengontrol tahapan hidrosianasi kunci. Hasilnya adalah proses ini memungkinkan sintesis Strecker asimetrik katalitik, dan dapat ditingkatkan <span id="more-162"></span>skalanya.  “Metode-metode yang telah dilaporkan untuk membuat jenis-jenis asam amino ini umumnya menggunakan kuantitas stokiometri dari sebuah sumber sianida biasa dan sering berbahaya serta mahal seperti trimetilsilil sianida,” papar Zuend. “Dengan menggunakan sedikit katalis kiral dan dengan menggunakan sumber sianida yang ekonomis, potasium sianida, kita menghasilkan lebih sedikit limbah dan mengurangi bahaya-bahaya potensial dalam pelaksanaan proses kimia ini.”</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-161" title="02" src="http://ilmukimia.files.wordpress.com/2009/10/02.jpg" alt="02" width="400" height="139" /></p>
<blockquote><p><em>Mekanisme katalitik yang diusulkan. Struktur-struktur dalam tanda kurung adalah intermediet pasangan ion iminium/sianida yang secara langsung mendahului pembentukan ikatan C-C.</em></p></blockquote>
<p>Andreas Bommarius, seorang ahli biokatalis di Georgia Institute of Technology, di Atlanta, US, berpendapat penelitian ini merupakan sebuah kemajuan besar. “Penemuan ini menghasilkan sebuah proses katalitik yang praktis dan dapat ditingkatkan skalanya.” Zuend melaporkan bahwa peneliti-peneliti lain dalam Jacobsen group sebelumnya telah menggunakan beberapa asam amino utuk membuat katalis-katalis terbaru yang sebelumnya sangat sulit dibuat sebelum penelitian baru ini.  “Implikasi penelitian ini adalah bahwa industri bisa menggunakan metode ini untuk skala besar karena skalanya dapat ditingkatkan,” pungkas Phil Page, seorang kimiawan organik di University of East Anglia, UK. Akan tetapi, Page menyebutkan bahwa meskipun metode-metode asimetris katalitik yang diketahui untuk reaksi Strecker baru dilakukan pada skala sekitar satu gram, namun ini tidak berarti bahwa metode-metode tersebut tidak dapat ditingkatkan skalanya juga. “Metode-metode baru yang ditemukan dalam laboratorium lazimnya memang dilakukan dalam skala kecil,” tambahnya.  Tetapi Zuend mengakui bahwa peningkatan skala metode baru ini dari skala lab ke skala industri masih menjadi sebuah permasalahan. “Satu hal yang perlu dilakukan adalah menentukan seberapa efisien transformasi dapat dilakukan pada skala kilogram atau yang lebih besar, yang mana kita tidak dapat melakukannya dalam laboratorium.”</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/biokimia/rute-baru-menuju-asam-amino/">www.chem-is-try.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/10/rute-baru-menuju-asam-amino/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ikatan Baru Ditemukan pada Semua Makhluk Hidup</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/10/ikatan-baru-ditemukan-pada-semua-makhluk-hidup/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/10/ikatan-baru-ditemukan-pada-semua-makhluk-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 03:12:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[gugus sulfida]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan kimia]]></category>
		<category><![CDATA[kolagen]]></category>
		<category><![CDATA[sulfilimin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Setelah 25 tahun
penelitian, kimiawan di
Amerika Serikat telah
mengidentifikasi suatu
ikatan kimia unik yang
menyatukan molekul-
molekul dimer kolagen tipe
IV. Ikatan tersebut adalah
ikatan sulfilimin (N=S),
ikatan yang belum pernah
ditemukan dalam molekul-
molekul biologis
sebelumnya, namun
sebenarnya ikatan inilah
yang menyebabkanya
kuatnya jejaring kolagen ini
pada semua jenis hewan
mulai dari sponge laut
sampai manusia dan bisa
menjadi kunci dalam
pengobatan penyakit
autoimun sindrom
Goodpasture. Billy Hudson,
dari Vanderbit University di
Tennessee, telah
mencurahkan waktunya
selama bertahun-tahun
untuk meneliti kolagen IV,
yang merupakan komponen
utama membran dasar
dimana jaringan tersusun.
Berbagai pemeriksaan
kristalografi sinar-X dan
spektrometri massa telah
menemukan petunjuk
tentang sifat-sifat yang
mungkin dari ikatan antara
kedua molekul ini,]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="the_content">
<p><img class="alignleft size-full wp-image-9989" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2009/10/new-face-003.jpg" border="0" alt="new-face-003" width="200" height="200" />Setelah 25 tahun penelitian, kimiawan di Amerika Serikat telah mengidentifikasi suatu ikatan kimia unik yang menyatukan molekul-molekul dimer kolagen tipe IV. Ikatan tersebut adalah ikatan sulfilimin (N=S), ikatan yang belum pernah ditemukan dalam molekul-molekul biologis sebelumnya, namun sebenarnya ikatan inilah yang menyebabkanya kuatnya jejaring kolagen ini pada semua jenis hewan mulai dari sponge laut sampai manusia dan bisa menjadi kunci dalam pengobatan penyakit autoimun sindrom Goodpasture.</p>
<p>Billy Hudson, dari Vanderbit University di Tennessee, telah mencurahkan waktunya selama bertahun-tahun untuk meneliti kolagen IV, yang merupakan komponen utama membran dasar dimana jaringan tersusun. Berbagai pemeriksaan kristalografi sinar-X dan spektrometri massa telah menemukan petunjuk tentang sifat-sifat yang mungkin dari ikatan antara kedua molekul ini, tetapi sifat pastinya belum pernah diketahui sampai <span id="more-156"></span>sekarang. “Kami tahu bahwa ada ikatan kovalen,” kata Hudson, “tetapi kami tidak ada gambaran tentang jenis ikatannya.” Ada lebih dari 28 tipe kolagen berbeda, dan tipe IV terdiri dari dua bagian, masing-masing tersusun atas tiga subunit protein dengan gugus “ekor” kolagen triple-heliks dan gugus “kepala” protein non-kolagen. Kedua bagian kepala saling terkunci satu sama lain (diikat oleh ikatan sulfilimin) dan ekor kolagen terjalin dengan untai-untai di sekitarnya membentuk sebuah jaringan struktural dimana jaringan-jaringan bisa melekat.</p>
<p>Ikatan sulfilimin terbentuk antara gugus sulfida dari sebuah residu metionin pada salah satu gugus kepala ini dan gugus amin dari sebuah residu hidroksilin termodifikasi. Salah satu bukti kunci yang menunjukkan adanya ikatan sulfilimin, kata Hudson, adalah fakta bahwa dimer memiliki massa yang persis sama dengan dua unit lebih kecil dari kedua protein komponen &#8211; yang berarti bahwa atom-atom hidrogen dari gugus amina hidroksilin sudah tidak ada. Kami menggunakan beberapa spektrometri massa resolusi tertinggi yang ada, yang bisa mendeteksi selisih 0,001 unit massa [pada sebuah protein dengan massa 5000], dan selisihnya tepat dua,” tambahnya.</p>
<p>Tim peneliti ini menggabungkan data spektroskopi massa ini dengan spektroskopi NMR, yang bisa memberikan lebih banyak informasi tentang lingkungan kimiawi di sekitar masing-masing atom. Yang lebih penting, sinyal <sup>13</sup>C-NMR untuk gugus metil pada metionin yang relevan berada pada bagian yang sangat berbeda dari normal, dan lebih menandakan adanya inti karbon setelah sulfilimin dalam molekul-molekul sintetik. “Ikatan sulfilimin juga bisa direduksi [dengan menggunakan tiol] menjadi sulfida dan amina semula,” kata Hudson, “dan jika kita mereduksi ikatan ini kita akan dapat merecovery metionin dan hidroksilisin,” yang menunjukkan bahwa ikatan kolagen berperilaku secara kimiawi seperti sulfilimin.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-9990" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2009/10/new-body-003.jpg" border="0" alt="new-body-003" width="400" height="297" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>Kedua bagian “kepala” dari dimer kolagen IV dihubungkan oleh sebuah ikatan sulfilimin (N=S) antara sebuah gugus metionin (Met) dan gugus hidroksilisin (Hyl)</em></p>
<p>“Ikatan-silang kovalen memang telah lama diketahui ada untuk molekul-molekul kolagen,” kata Manuel Than dari Fritz Lipmann Institute di Jena, Jerman, “tetapi jenis dan sifat kimia ikatan ini telah lama membingungkan para kimiawan.” Than terlibat dalam penelitian dengan sebuah kelompok dari Max Planck Institute for Biochemistry di Martinsried, Jerman, yang meneliti struktur sinar-x dari kolagen IV pada tahun 2002 dan 2005, dan menjelaskan bahwa kristalografi menunjukkan beberapa kepadatan elektron antara residu-residu metionin dan lysin, tetapi analisis sinar-x tidak bisa menyelidiki sifat kimia yang pasti dari ikatan tersebut.</p>
<p>“[Ikatan sulfilimin] bukan merupakan karakteristik standar yang diketahui untuk protein, tetapi kepadatan elektron yang kami temukan dalam analisis sangat cocok dengan ikatan ini,” tambah Than. Hudson yakin bahwa ikatan sulfilimin terbentuk antara kedua bagian dimer oleh sebuah enzim, dan sehingga penemuan enzim tersebut bisa memberikan pengetahuan tentang pengobatan penyakit kanker tertentu dan penyakit utoimun sindrom Goodpasture, dimana antibodi-antibodi menargetkan molekul-molekul kolagen IV. Antibodi Goodpasture tidak terikat ke dimer kolagen IV, hanya monomer-monomer yang terdisosiasi, sehingga Hudson berpendapat bahwa penyakit sindrom Goodpasture ini bisa disebabkan oleh inhibisi enzim yang membentuk ikatan sulfilimin tersebut.</p>
<p>Dia juga menduga bahwa ikatan sulfilimin bisa ditemukan pada biomolekul-biomolekul yang lain: “ketika anda menemukan sebuah ikatan baru yang ternyata terdapat pada semua jaringan hewan, maka sudah pasti alam membentuk ikatan ini dengan peranan yang sangat penting pada makhluk hidup”.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/biokimia/ikatan-baru-ditemukan-pada-semua-makhluk-hidup/">www.chem-is-try.org</a></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/10/ikatan-baru-ditemukan-pada-semua-makhluk-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teliti Ribosom, Duet AS dan Israel Menangkan Nobel Kimia</title>
		<link>http://ilmukimia.net/2009/10/teliti-ribosom-duet-as-dan-israel-menangkan-nobel-kimia/</link>
		<comments>http://ilmukimia.net/2009/10/teliti-ribosom-duet-as-dan-israel-menangkan-nobel-kimia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 02:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yankolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gado-gado]]></category>
		<category><![CDATA[Nobel Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Ribosom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmukimia.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Ilmuwan Amerika Serikat (AS) Venkatraman Ramakrishnan dan Thomas Steitz serta Ada Yonath asal Israel memenangkan anugerah Nobel Kimia, Rabu (7/10) kemarin, atas penelitian mereka terhadap ribosome, sel yang memproduksi protein pada level atom. Ribosome membaca DNA dan mengatur kode untuk membuat puluhan ribu protein berbeda dalam tubuh manusia, kemudian membangun dan mengontrol kehidupan pada tingkat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ilmuwan Amerika Serikat (AS) Venkatraman Ramakrishnan dan Thomas Steitz serta Ada Yonath asal Israel memenangkan anugerah Nobel Kimia, Rabu (7/10) kemarin, atas penelitian mereka terhadap ribosome, sel yang memproduksi protein pada level atom. Ribosome membaca DNA dan mengatur kode untuk membuat puluhan ribu protein berbeda dalam tubuh manusia, kemudian membangun dan mengontrol kehidupan pada tingkat kimiawi.</p>
<p>The Royal Swedish Academy of Sciences mengatakan, kinerja mereka adalah dasar dari pemahaman ilmiah mengenai kehidupan dan membantu ilmuwan dalam mengembangkan penyembuh antibiotik untuk berbagai peny<span id="more-154"></span>akit. Yonath adalah wanita keempat memenangkan Nobel Kimia.</p>
<p>Ketiganya menciptakan model tiga dimensi yang memperlihatkan bagaimana antibiotik berbeda terikat dengan ribosome. &#8220;Model-model ini sekarang digunakan ilmuwan untuk mengembangkan antibiotik baru, yang langsung menyelamatkan nyawa dan menurunkan penderitaan manusia,&#8221; papar pihak juri. &#8220;Ketiganya menggunakan sebuah metode yang diberi nama X-ray crystallography untuk memetakan posisi masing-masing dari ratusan ribu atom pembentuk ribosome,&#8221; ungkap mereka.</p>
<p>Nobel Sastra rencananya diumumkan Kamis hari ini, sementara Nobel Perdamaian diumumkan di Oslo, Jumat esok. Nobel Ekonomi akan dipatok sebagai penutup rangkaian penganugerahan yang diumumkan pada 12 Oktober pekan depan. Para pemenang berhak atas hadiah senilai 1,4 juta dolar AS, sertifikat dan undangan dalam acara penganugerahan Nobel di Stockholm, 10 Desember nanti.</p>
<p>Pencipta anugerah, industrialis Swedia penemu dinamit, Alfred Nobel, meninggalkan beberapa instruksi mengencai cara memilih pemenang. Namun anugerah bidang kedokteran biasanya diberikan kepada penemuan atau terobosan baru penelitian. (ton/ap/afp)<br />
 <br />
(Sumber: <a href="http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?kata=nobel+kimia&amp;module=Cari">Bali Post&#8212;Pengemban Pengamal Pancasila</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmukimia.net/2009/10/teliti-ribosom-duet-as-dan-israel-menangkan-nobel-kimia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
